![]() |
| Tim Peduli Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Islamiyah mengantarkan bantuan ke Lintau Buo. |
Padang Pariaman, -- Banjir yang melanda Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Rabu 13 Mei 2026 setidaknya meninggalkan duka dan kesedihan masyarakat. Banyak rumah masyarakat yang terendam, aktivitas pun lumpuh.
Masyarakat, terutama masyarakat yang terdampak banjir tentunya menghadapi cobaan di tengah perekonomian yang saat ini menurun.
Keluarga besar Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Islamiyah Buluah Kasok, Nagari Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman bergerak cepat, menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah di Lintau Buo itu.
"Atas arahan Pimpinan Pondok Pesantren Madinatul Ilmi, para alumni bersama santri bersatu menggalang donasi dan bantuan kemanusiaan untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana, termasuk tiga rumah orang tua santri yang dampak," kata Tuanku Habibi, koordinator penggalangan donasi.
Semangat gotong royong, rasa persaudaraan dan kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam aksi sosial tersebut.
"Alhamdulillah, Sabtu, 16 Mei 2026, rombongan peduli Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Islamiyah tiba langsung di lokasi bencana, dan menyerahkan bantuan kepada warga yang membutuhkan," ujar Tuanku Habibi.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, serta menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit kembali.
Pimpinan Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Buya Jalalen Tuanku Sidi menyampaikan, bahwa kepedulian ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk hadirnya ukhuwah Islamiyah di tengah musibah yang menimpa masyarakat Sumatera Barat, khususnya Tanah Datar.
“Kami tidak berhenti sampai di sini. Insya Allah, keluarga besar Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Islamiyah akan terus peduli dan siap membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
Musibah ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, tentang pentingnya persatuan, kepedulian, dan saling membantu di tengah cobaan. "Semoga para korban diberikan ketabahan, kesehatan, dan kemudahan untuk bangkit kembali dari musibah ini," harapnya. (ajo)
