![]() |
| Pondok Pesantren Syekh Muhammad Yatim di Tandikek Mudiak Padang. |
Padang Pariaman, -- Syekh Muhammad Yatim Mudiak Padang Tuanku Ampalu (1868-1950), sepertinya ulama besar yang tak pernah selesai ditulis dan dibicarakan. Banyak kisah tauladan yang ditinggalkannya, kayaknya tak termuat dalam hanya sebuah buku. Bila ingin menulis kisah beliau, butuh berjilid-jilid bukunya.
Muhammad Yatim nama yang diberikan kedua orangtuanya. Setelah beliau wafat, namanya diabadikan di Ampalu Tinggi, di Pondok Pesantren Luhur Kalampaian. Beliau dianggap sebagai pemimpin yang kharismatik, punya banyak kisah tauladan yang kharikul 'adah, selama 70 tahun memimpin Surau Kalampaian yang didirikan Syekh Oesman tahun 1686, enam tahun sebelum Syekh Burhanuddin wafat. Kini, Pesantren Luhur Kalampaian Ampalu Tinggi dinaungi oleh Yayasan Syekh Muhammad Yatim.
Sementara, rentang 1907-1910, Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Islamiyah Buluah Kasok, Sungai Sariak pernah dipimpin oleh Syekh Muhammad Yatim.
Di Tandikek, di komplek makam beliau, surau yang dibuatnya dulu, dijadikan pesantren. Pondok Pesantren Syekh Muhammad Yatim namanya. Halaqah ulama Tandikek dan sebagian besar alumni Ampalu Tinggi bersama Pakar Syekh Burhanuddin, Prof Duski Samad Tuanku Mudo, bulan Syawal kemarin, memutuskan nama tetap Muhammad Yatim adalah "Syekh Muhammad Yatim Mudiak Padang Tuanku Ampalu".
Secara bernagari, Tandikek melihat beliau Muhammad Yatim sebagai ulama luar biasa hebat. Maka tahun 1980, nagari memutuskan sejumlah tokoh ulama Tandikek sebagai Khalifah Syekh Muhammad Yatim.
Khalifah Syekh Muhammad Yatim Mudiak Padang Tuanku Ampalu di Mudiak Padang, dikukuhkan tahun 1980
1. Abu Bakar Tuanku Muncak
2. Haji Umar Tuanku Ibrahim
3. Haji Ilyas Tuanku Sati
4. Roslan Amin Tuanku Mudo
5. Syofyan M. Tuanku Bandaro
Karena ajal menjemput sebagian besar khalifah ini, dan dalam kesepakatan nagari di awal tak boleh khalifah sendiri, maka tahun 1990 an dikukuhkan kembali Khalifah Syekh Muhammad Yatim Mudiak Padang Tuanku Ampalu, dengan tokohnya sebagai berikut:
1. Syofyan M. Tuanku Bandaro
2. Abizar Tuanku Sutan
3. Saharuddin Tuanku Bagindo
4. Konten Tuanku Bandaro
5. Amir Hidayat Tuanku Sulaiman
6. Hasan Basri Tuanku Bandaro
Referensi:
1. Wawancara dengan Buya Syofyan M, Tuanku Bandaro, Selasa 30 Juni 2026 di Puncuang Anam, Tandikek Selatan
2. Wawancara dengan Koten Tuanku Bandaro, Selasa 30 Juni 2026, di Batipuah, Kabupaten Tanah Datar, saat istirahat dalam perjalanan ke Pondok Pesantren Nurul Huda, Bukit Tandang, Kabupaten Solok, peringatan haul Buya Khaidir Pakiah Kayo
