![]() |
Oleh: Duski Samad
Peserta Umrah Tamu Khadim Al-Haramain Al-Syarifain Raja Salman 1448 H / 2026 M
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
الحمد لله رب العالمين
Segala puji hanya milik Allah SWT. Dengan rahmat dan pertolongan-Nya, pada Rabu malam, 8 Juli 2026, tepat pukul 21.15 waktu Arab Saudi (01.15 WIB), pesawat SV 821 Saudia Airlines yang kami tumpangi mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah al-Munawwarah. Pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 16.00 WIB, membawa kami menuju kota yang dimuliakan Allah, tempat Rasulullah SAW membangun peradaban Islam.
Di dalam pesawat berbadan lebar milik Saudia Airlines, dengan konfigurasi sepuluh kursi setiap baris, hampir seluruh tempat duduk dipenuhi jamaah umrah dari berbagai biro perjalanan, pekerja Indonesia di Arab Saudi, serta penumpang lainnya. Di antara mereka, kami berjumlah 38 orang yang memperoleh kehormatan sebagai Tamu Khadim Al-Haramain Al-Syarifain Raja Salman 1448 H.
Sejak keberangkatan di Jakarta, rombongan mendapat pelayanan yang sangat baik. Kami diantar hingga ke pintu pesawat oleh jajaran Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Indonesia. Setibanya di Madinah, seluruh proses imigrasi memperoleh prioritas khusus dari petugas Kerajaan Arab Saudi sehingga berlangsung cepat dan lancar. Nikmat ini mengingatkan kita kepada firman Allah SWT:
وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ
"Dan segala nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah datangnya." (QS. An-Nahl: 53).
Sebelum keberangkatan, Atase Kerajaan Arab Saudi di Jakarta menyampaikan bahwa pada musim umrah 1448 Hijriah ini, sekitar 1.000 tamu undangan Raja Salman dari berbagai negara akan mengikuti Program Tamu Khadim Al-Haramain Al-Syarifain. Para tamu akan datang secara bertahap dan berkumpul di Madinah sebelum mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
Rombongan Indonesia terdiri atas berbagai unsur yang mengabdi di bidang pendidikan, dakwah, dan pelayanan publik, di antaranya lima orang guru besar, yaitu dua dari UIN Jakarta, satu dari UIN Imam Bonjol Padang, satu dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, dan satu dari UIN Alauddin Makassar. Turut bergabung pimpinan Imigrasi, tokoh pendidikan, serta para pegiat dakwah dan kemasyarakatan.
Sekitar pukul 01.00 dini hari, kami tiba di Hotel Maden, hotel berbintang empat yang menjadi tempat akomodasi para tamu kerajaan di Madinah. Lokasinya sangat strategis, hanya dengan melintasi dua ruas jalan dari Pintu 22 Masjid Nabawi. Saat memasuki hotel, tampak pula rombongan tamu undangan dari China, Malaysia, dan beberapa negara lain yang baru tiba. Mereka akan bersama-sama mengikuti seluruh agenda resmi kerajaan. Suasana hotel terasa seperti miniatur ukhuwah Islamiyah dunia yang mempertemukan umat Islam dari berbagai bangsa, bahasa, budaya, dan warna kulit dalam satu tujuan, yaitu memenuhi panggilan Allah menuju Tanah Suci.
Pemandangan ini menghadirkan kesan yang sangat mendalam. Seribu tamu Allah dari berbagai penjuru dunia berkumpul bukan karena kesamaan suku, bahasa, atau kebangsaan, melainkan karena dipersatukan oleh iman dan panggilan Ilahi. Inilah gambaran nyata firman Allah SWT:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ
"Wahai manusia! Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah ialah yang paling bertakwa." (QS. Al-Hujurat: 13).
Allah SWT juga berfirman:
وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ
"Serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus; mereka datang dari segenap penjuru yang jauh." (QS. Al-Hajj: 27).
Walaupun ayat tersebut berbicara tentang ibadah haji, semangatnya juga tampak dalam ibadah umrah. Manusia datang dari timur dan barat, dari negara besar maupun kecil, dari berbagai ras dan budaya. Namun ketika memasuki Tanah Suci, semua identitas duniawi itu melebur. Tidak ada lagi kebanggaan karena jabatan, kekayaan, keturunan, ataupun kewarganegaraan. Yang membedakan hanyalah ketakwaan.
Allah SWT menegaskan:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
"Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat: 10).
Pada waktu Subuh, Kamis, 9 Juli 2026, kami memperoleh kesempatan pertama menunaikan shalat di Masjid Nabawi, kemudian menyampaikan salam kepada Rasulullah SAW. Sulit menggambarkan kebahagiaan yang memenuhi hati ketika akhirnya dapat berdiri di masjid yang dibangun oleh Rasulullah dan mengucapkan salam di hadapan makam beliau, sosok yang selama ini kami kenal melalui Al-Qur'an, hadis, dan sejarah.
Rasulullah SAW bersabda:
«لَا تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلَّا إِلَى ثَلَاثَةِ مَسَاجِدَ...»
"Tidak dianjurkan melakukan perjalanan khusus kecuali menuju tiga masjid: Masjidil Haram, masjidku ini (Masjid Nabawi), dan Masjid Al-Aqsa." (HR. Bukhari dan Muslim).
Setelah menunaikan ibadah dan berziarah, rombongan beristirahat untuk memulihkan tenaga. Esok hari telah menanti rangkaian kegiatan yang sangat bermakna, yaitu mengunjungi Masjid Quba, Jabal Uhud, serta Kompleks Percetakan Al-Qur'an Raja Fahd, tempat jutaan mushaf Al-Qur'an dicetak dan disebarkan ke berbagai penjuru dunia.
Perjalanan ini semakin meneguhkan keyakinan bahwa umrah bukan sekadar perpindahan dari satu negeri ke negeri lain, tetapi perjalanan hati menuju Allah. Di Tanah Suci, manusia belajar menjadi hamba yang lebih ikhlas, lebih rendah hati, lebih mencintai Rasulullah SAW, serta lebih merasakan bahwa umat Islam sesungguhnya adalah satu tubuh, satu kiblat, satu Rasul, dan satu tujuan, yaitu meraih rida Allah SWT.
اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا، وَأَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.
"Ya Allah, terimalah amal kami, bantulah kami untuk selalu mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu, dan beribadah kepada-Mu dengan sebaik-baiknya." 09072026.
